Bitcoin Telah Menjadi Garis Hidup Di Venezuela

Bitcoin Telah Menjadi Garis Hidup Di Venezuela

Bitcoin Telah Menjadi Garis Hidup Di Venezuela

Jurnal
July 15, 2018 by adi
1069
Artikel ini adalah versi terjemahan dari artikel asli yang dituliskan oleh José Rafael Peña Gholam di LongHash.com tertanggal 10 Juli 2018. Ulasan artikel tersebut memberikan gambaran bagaimana Bitcoin telah banyak membantu masyarakat Venezuela yang tengah dilanda krisis ekonomi hebat.
Bitcoin Telah Menjadi Garis Hidup Di Venezuela

Di Venezuela, masih berada dalam situasi krisis politik dan juga ekonomi. Di negara ini, bitcoin dan cryptocurrency lainnya bukanlah sebuah hal yang main-main. Cryptocurrency di Venezuela, dianggap telah menjadi pelindung terhadap hyperinflasi yang melanda mata uang Boliviar.

Venezuela saat ini telah jadi wilayah yang cukup pelik, semuanya berfungsi berbeda. Pemerintah Venezuela memegang kekuatan politik secara total, dan juga oposisi yang telah terfragmentasi. Venezuela adalah “negara sosialis” dengan kontrol mata uang yang ketat dan nilai tukar ganda. Pemerintah Presiden Nicolás Maduro melakukan apa pun untuk bisa mengendalikan rakyat dan juga kondisi pasar, terlepas dari biaya ekonomi.

Akibat dari visi ekonomi itu, menyebabkan devaluasi mata uang nasional yang cukp ceppat, sampai pada titik terendah, sepotong roti yang di beli untuk satu minggu pun bernilai jauh lebih mahal. Pada awal bulan Juli, harga satu cangkir kopi bahkan bernilai hingga 1 juta bolivar (VEF). Asdrúbal Oliveros, direktur perusahaan keuangan bernama Econoalitica, mengatakan pada bulan Juni lalu bahwa ada sebuah keluarga terdiri dari empat orang yang membutuhkan 545 juta VEF hanya untuk membayar barang dan kebutuhan jasa mendasar saja.

Di Caracas, bencana ekonomi makro ini telah terbukti dan terjadi setiap hari. Ada kesenjangan besar antara orang berpenghasilan rendah dan orang kaya, dengan kelas menengah yang kian punah. Di depan sebuah restoran mewah, ada banyak orang yang tinggal di jalanan, menggali makanan di tempat sampah.

Layanan publik makin terus memburuk. Di Caracas, bus yang biasanya digunakan untuk melewati jalan utama setiap jarak lima menit, sekarang, karena tingginya biaya suku cadang, pemerintah telah menolak untuk menambah rute perjalanan bus. Sehingga layanan transportasi secara umum telah berkurang karena kekurangan dana. Hal ini membuat masyarakat harus menunggu bus selama 20 menit, itupun adalah waktu yang paling cepat.

Akibatnya, beban transportasi umum melalui kereta bawah tanah makin berat dipikul, yang bisa dipergunakan secara gratis. Karena beban yang makin berat itu, layanan kereta bawah tanah juga kian memburuk. Hal itu karena rute yang dituju hanya untuk titik-titik tujuan yang banyak dituju oleh yang orang saja.

Perlu dicatat, bahwa saya berbicara tentang Caracas, adalah kota yang dulunya memiliki layanan publik terbaik di negara ini. Ada daerah lain dengan pemadaman listrik yang berkelanjutan, layanan Internet intermiten, dan bahkan pernah terjadi kekurangan air minum selama seminggu. Bayangkan saja transportasi umum di daerah-daerah tersebut.

Di sinilah peran cryptocurrency mulai masuk, terutama bitcoin. Hyperinflasi telah membuat warga melindungi nilai uangnya dengan merubah ke dalam mata uang asing, barang, dan juga cryptocurrency. Sementara di negara lain, banyak orang memandang bitcoin hanya sebagai aset spekulatif karena volalitasnya.

Namun di Venezuela, bitcoin telah memenuhi fungsi utama sebagai mata uang yang tidak diterbitkan oleh bank sentral atau dikontrol oleh pemerintah. Dengan demikian, Bitcoin menjadi lebih dipercaya daripada bolivar.

Jika anda lihat localbitcoins.com, maka anda akan melihat banyaknya penawaran untuk bisa membeli dan menjual bitcoin dari wilayah Venezuela. Jumlahnya bahkan melebihi di negara lain di dunia. LocalBitcoins adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk perdagangan bitcoin ke bolivars. Mengingat tingginya permintaan bitcoin, banyak bermunculan juga platform lain. Misalnya seperti Uphold dan LocalEthereum, keduanya juga bisa digunakan untuk memperdagangan cryptocurrency.

Bitcoin adalah cryptocurrency pertama dan paling terkenal di Venezuela. Bitcoin telah tumbuh secara organik, meski tanpa iklan atau pemasaran. Bitcoin juga memiliki likuiditas dan infrastruktur terbesar untuk dapat ditukarkan ke mata uang lain, barang ataupun jasa. Meskipun dalam situasi kami saat ini, hampir semua cryptocurrency dapat diterima dengan baik di Venezuela.

Sementara itu, Bank Venezuela telah memberlakukan batasan jumlah transaksi yang dapat dilakukan. Hal ini membuat pembelian barang dan jasa dengan menggunakan cryptocurrency menjadi lebih menarik. Contohnya dapat ditemukan dalam platform e-commerce seperti Mercado Libre Venezuela, di mana beberapa penjual telah menerima cryptocurrency sebagai alat pembayarannya.

Tidak hanya itu, pada situs web CriptoLugares telah ada kurang lebih 180 tempat yang menerima pembayaran dengan cryptocurrency atas barang dan jasa yang ditawarkan. Di jejaring sosial, beberapa perusahaan juga telah menawarkan produk atau layanannya dengan cryptocurrency. Di pameran-pameran makanan, dapat ditemukan para penduduk setempat yang telah menerima kripto Dash. Kripto Dash ini, telah melakukan promosi besar-besaran di Venezuela.

Untuk kripto lain seperti Byteball (GBYTE), telah mencoba mempromosikan kriptonya di universitas-universitas. Warga Venezuela juga telah banyak memanfaatkan media sosial Steemit agar bisa mendapatkan cryptocurrency STEEM dengan berkontribusi sosial media tersebut.

Ini tidak berarti adopsi cryptocurrency telah meluas di Venezuela. Bagaimanapun, hal itu terjadi mengingat adanya keterbatasan ekonomi warga dengan daya beli rendah untuk bisa mempunyai ponsel pintar atau komputer yang bisa digunakan untuk membeli mata uang kripto. Meski perdagangan cryptocurrency sebetulnya dapat dilakukan melalui pesan teks (SMS) atau sarana lainnya, namun sayangnya cara ini tidak cukup luas diadopsi di Venezuela.

Penambangan Cryptocurrency juga merupakan salah satu peluang bisnis besar di Venezuela. Karena biaya listrik di Venezuela cukup rendah. Namun, pertambangan kripto juga berisiko tinggi jika dilakukan tanpa ijin resmi dari pemerintah.

Sampai sejauh ini, pemerintah Venezuela memang telah memilih untuk lebih “bersahabat” dengan mata uang kripto, bahkan sampai telah melegalkan penggunaannya. Namun di dalam pemerintahan juga ada orang-orang yang menentang crypto dan ingin melarangnya. Sementara itu, pemerintah sedang mempromosikannya cryptocurrency sendiri, Petro, yang seharusnya didukung oleh cadangan minyak bumi. Tidak seperti bitcoin yang sifatnya terdesentralisasi dan tidak terikat dengan suatu negara, Petro adalah cryptocurrency pertama yang dikeluarkan oleh suatu negara.

Untuk saat ini, cryptocurrency tidak diterbitkan melalui pemerintah seperti seperti bitcoin Bitcoin telah menjadi garis hidup di Venezuela. Jika pemerintah tidak segera memperbaiki kondisi ekonominya, kemungkinan akan tetap berjalan seperti itu.


Artikel ini diterjemahkan dari versi artikel aslinya:
Penulis: José Rafael Peña Gholam
Judul Asli: “In Venezuela, Bitcoin Is a Lifeline”
Dimuat di LongHash.com Tanggal 10 Juli 2018.

Add a comment