Menu

Coincheck Janjikan Menanggung Kerugian Hingga 90 Persen

  Dibaca : 49 kali
Coincheck Janjikan Menanggung Kerugian Hingga 90 Persen

Setelah peretasan besar yang baru-baru ini menimpa bursa mata uang kripto Jepang, Coincheck, badan pengawas keuangan negara tersebut menekan agar bursa itu segera memperbaiki dan memastikan keamanan industrinya. Peretasan bursa kripto Coincheck yang terungkap pada hari Jumat lalu terjadi setelah secara tiba-tiba menghentikan sebagian besar layanannya. Hasil konfirmasi yang didapat pada saat itu, kurang lebih sekitar 500 juta XEM berhasil pindah tangan, dengan total nilai kurang lebih 420 juta usd pada saat itu.

Dalam jumpa pers yang dilakukan sehari setelah peristiwa peretasan terjadi, pihak Coincheck memberikan keterangan bahwa total kerugiannya mencapai 58 miliar yen, atau sekitar 533 juta usd. Jika dirupiahkan, total kerugiannya mencapai 7,3 trilyun rupiah.

Perkembangan terakhir yang dituliskan secara resmi oleh pihak Coincheck disitusnya, menerangkan bahwa Badan Layanan Keuangan (FSA) Jepang telah memerintahkan untuk meluncurkan penyelidikan terhadap kerentanan keamanannya yang menyebabkan terjadinya peretasan tersebut. Tenggat terakhir penyampaian yang memberikan laporan atas perbaikan manajemen ke otoritas tersebut adalah sampai tanggal 13 Februari 2018 mendatang.

Pihak FSA Jepang diharuskan pihak bursa Coincheck untuk melaporkan rincian peristiwa beserta fakta-fakta yang ada, lengkap dengan penyebab yang menjadi permasalahan utama di peristiwa itu.

Sementara itu pada jumpa pers yang digelar oleh FSA Jepang hari ini mengumumkan tentang perintah untuk Coincheck agar segera memperbaiki sistem keamanan operasional bursanya. Di pelaporan Nikkei hari ini menyebut bahwa otoritas tersebut kecerobohan yang terjadi di Coinchek telah menyebabkan kerugian yang bahkan lebih besar dari peretasan Mt. Gox. Atas hal itu, pihak FSA juga masih terus melakukan penyelidikan secara mendalam. Tindakan itu perlu dilakukan, sekaligus juga melakukan pemeriksaan di bursa kripto lain di negara itu agar tidak terulang kembali.

Berdasarkan pantauan yang termuat di Reuters hari ini, jumlah besar NEM yang berhasil diretas dari CoinCheck terjadi karena bursa tersebut masih menggunakan Hot Wallet, tidak menggunakan Cold Wallet yang jauh lebih aman karena tidak harus online.

Sementara atas kerugian yang menimpa pengguna di bursa itu, pihak CoinCheck minggu kemarin memberikan pernyataan untuk mengganti kerugian. Kabarnya, pihak Coinchek akan menggunakan simpanan mereka untuk menanggung kerugian sebesar 90 persen. Sejauh ini, masih belum ada keterangan kapan dan bagaimana proses itu akan bisa dilaksanakan pihaknya. (adi/ida)

Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional