Ikuti Jejak Venezuela, Turki dan Iran Akan Bikin Uang Digital Sendiri

Ikuti Jejak Venezuela, Turki dan Iran Akan Bikin Uang Digital Sendiri

Ikuti Jejak Venezuela, Turki dan Iran Akan Bikin Uang Digital Sendiri

News
February 23, 2018 by Kavindhra Nararya
2970
Ahmet Kenan Tanrikulu, Wakil Ketua Partai Gerakan Nasionalis, yang juga mantan Menteri Industri Turki tengah merancang proposal agar Turki membuat uang digital sendiri, bernama Turkcoin. Partai yang dipimpinnya itu adalah mitra politik partai berkuasa saat ini, yakni Justice and Development Party (AKP).
Turki dan Iran Akan Bikin Uang Digital Sendiri

Entah kebetulan atau tidak, setelah dua hari yang lalu Venezuela sukses meluncurkan uang digitalnya sendiri, Petro, kini pemerintah Iran dan Turki akan bikin uang digital sendiri. Seperti yang dilansir dari media Timur Tengah, al-monitor.com, Ahmet Kenan Tanrikulu, Wakil Ketua Partai Gerakan Nasionalis, yang juga mantan Menteri Industri Turki tengah merancang proposal agar Turki membuat uang digital sendiri, bernama Turkcoin. Partai yang dipimpinnya itu adalah mitra politik partai berkuasa saat ini, yakni Justice and Development Party (AKP).

Bagi Tanrikulu kepada  al-monitor.com, Turki memang melarang secara ketat terhadap aktivitas bitcoin dan mata uang digital secara umum, sebab tidak sedikit yang mempraktikkan skema ponzi yang merugukan masyarakat.

“Tetapi, jikalau Turki mengindahkan teknologi blockchain, yang merupakan basis dari uang digital, maka itu adalah kekeliruan yang besar. Dunia saat ini menuju sistem digital. Turki harus segera membuat uang digitalnya sendiri sebelum terlambat. Dan secara khusus, penggunaan uang digital di masyarakat memerlukan regulasi khusus, ” kata Tanrikulu.

Sementara itu pemerintah Iran, melalui Mohammad-Javad Azari Jahromi, Menteri Teknologi Komunikasi dan Informasi Iran Rabu, (21/02) mengatakan pemerintah sedang mengembangkan uang digital sendiri megikuti jejak Venezuela atas dasar sanski ekonomi Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya.

“Dalam pertemuan dengan dewan direksi Post Bank sebelumnya, saya mengusulkan untuk menerapkan uang digital Iran berbasis cloud,” kata Jahromi di Twitter seperti yang dilansir CNBC.

Sebelumnya, Presiden Venezuele Nicolas Maduro, secara sepihak mengklaim bahwa dalam tahap pre-sale, Petro laris manis terjual hingga mencapai US$735 juta. Maduro tidak menyertakan bukti atas klaim tersebut.

Kemungkinan besar meningkatnya permintaan Petro didorong atas harga minyak dunia yang naik drastis. Sebagai catatan, di hari itu harga minyak dunia melonjak hingga US$60 per barrel. Harga itu sesuai dengan prediksi Bank Dunia pada pertengahan tahun lalu.

Add a comment