Balik Arah, Pemerintah Inggris Gagalkan Rencana Peluncuran Token

Balik Arah, Pemerintah Inggris Gagalkan Rencana Peluncuran Token

News
October 29, 2018 by adi
205
Pemerintah Inggris memutuskan untuk menggagalkan rencana peluncuran token kripto sendiri yang sebelumnya telah dicangangkan. Alasan utamanya adalah karena token kripto tersebut dianggap memiliki pertaruhan yang cukup besar, terlebih dengan volatilitasnya yang tinggi.
Balik Arah, Pemerintah Inggris Gagalkan Rencana Peluncuran Token Kripto

Pemerintah Inggris tiba-tiba memutuskan untuk menggagalkan rencana peluncuran token kripto yang dibackup dengan emas. Padahal rencana tersebut sudah digagas sejak bulan Nopember tahun 2016 yang lalu.

Sebagai pelaksana dalam rencana peluncuran token yang didukung dengan cadangan emas tersebut adalah Royal Mint Ltd. Perusahaan Royal Mint Ltd ini adalah perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Inggris untuk menerbitkan mata uang logam.

Selanjutnya, Royal Mint bermitra dengan Chicago Mercantile Exchange (CME) dalam proyek peluncuran aset digital itu. Sedangkan nama aset yang sudah ditentukan itu adalah Royal Mint Gold (RMG). Dalam rencana awal, peluncuran token itu sudah diluncurkan di akhir tahun 2017 lalu. Hanya saja, saat itu harga kripto banyak mengalami tekanan setelahnya.

Pihak CME belakangan memutuskan untuk tidak lagi terlibat atas kemitraannya dengan Royal Mint Gold (RMG). Salah satu alasan utamanya adalah setelah kementrian keuangan Inggris menolak memberikan perijinan untuk RMG sejak awal tahun 2018.

Kementerian Keuangan Inggris menilai rencana tersebut memiliki wilayah pertaruhan yang besar. Terlebih karena membawa reputasi pemerintah melalui perusahaan Royal Mint Ltd.

Dilansir dari Reuters, salah satu sumber yang berhasil dimintai keterangan mengatakan:

“Managemen CME berubah, dan mereka berpaling, tidak ingin terlibat.”

Pemerintah Inggris kian nampak mulai lebih berhati-hati kembali dengan cryptocurreny. Didalam pandangan lembaga atau institusi keuangan secara global, cryptocurrency memang sudah lekat dengan pemahaman karakternya yang bervolatilitas tinggi.

Sementara di Inggris sendiri, regulasi untuk mata uang kripto masih belum diatur secara resmi. Bahkan, bursa-bursa kripto yang ada di Inggris pun masih belum diatur. Terkait dengan hal ini, pihak kementrian keuangan Inggris masih dalam tahap pengawasan apakan memang diperlukan regulasi resmi atau tidak.

Sedangkan untuk segmen varian Stablecoin saat ini memang lagi cukup marak diperbincangkan. Royal Mint melalui RMG, adalah salah satu varian Stablecoin juga, yang berupa token dibackup dengan coin emas yang diterbitkan oleh Royal Mint.

Menghadapi situasi yang justru berubah pelik, pihak Royal Mint tidak patah semangat. Perusahaan Royal Mint berupaya untuk menjalin kemitraan dengan salah satu bursa kripto. Namun upaya tersebut kembali di tolak kementrian keuangan Inggris.

Add a comment