Platform Rendering RNDR Manfaatkan 14 Ribu GPU

Platform Rendering RNDR Manfaatkan 14 Ribu GPU

News
October 17, 2018 by adi
768
Salah satu platform rendering grafis berbasis blockchain, RNDR, memanfaatkan kurang lebih 14.000 perangkat GPU untuk proses render grafis berbasis cloud. RNDR ini sebelumnya telah sukses menggelar proyek ICO di penghujung tahun 2017.
Platform Rendering RNDR Manfaatkan 14 Ribu GPU

Platform RNDR merupakan sebuah jaringan render terdistribusi berbasis blockchain besutan dari OTOY inc. Konsep Render Network yang diusung di platform ini juga menjadi yang pertama, mengubah daya komputasi GPU untuk bisa digunakan sebagai mendistribusikan ekonomi asset 3D.

Tidak tanggung-tanggung, di platform RNDR ini sudah ada 14.000 perangkat GPU yang didistribusikan melalui jaringan cloud, hanya untuk aktifitas render grafis. Perusahaan OTOY inc merupakan perusahaan pembuat piranti lunak untuk membuat efek-efek khusus di Westworld hingga The Avengers.

Konsep yang membawa desentralisasi daya komputasi di segmen ini memang sengaja dilakukan agar proses pembuatan grafis yang menakjubkan dapat dilakukan dengan proses yang lebih cepat. Sehingga mempu menghasilkan karya-karya yang bisa dinikmati semua orang.

Di dalam konsepnya, RNDR menggunakan jaringan cloud, dipadu dengan teknologi blockchain dan cryptocurrency. Jutaan perangkat komputer dengan daya komputasinya digunakan untuk membuat karya grafis yang lebih cepat untuk aktifitas keseharian para kreator konten.

Jika dibandingkan dengan upaya pribadi oleh masing-masing kreator konten, tentu saja jaringan terdistribusi ini dapat memangkas waktu dan biaya. Terlebih jika untuk menciptakan aset berbentuk tiga dimensi.

Penghematan perangkat keras yang digunakan secara bersama-sama ini kemudian dihosting di cloud, dijual dan diperdagangkan secara terdesentralisasi. Platform RNDR pun menciptakan ekonomi sendiri di segmen ini.

Dengan total perangkat sebesar itu, platform ini bisa menghasilkan daya render sebesar 1,5 juta OctaneBench (OB). Jumlah daya render ini kini sudah jauh melampaui besaran daya render di Amazon Web Services, Autodesk ataupun penyedia jasa cloud lain seperti juga Google.

Di AWS saja, daya rendernya hanya berkisar sebesar 37 OB jika mengacu pada G2 AWS. Sedangkan untuk cloud di Google kapasitas terbesarnya masih dibawah 1 juta OB saja. Desentralisasi melalui konsep RNDR ini sudah menjadi kekuatan baru di segmen desentralisasi daya komputasi untuk dunia grafis. Wajar saja, ketika platform RNDR mulai muncul, sudah mendapat apresiasi positif dari tokoh-tokoh industri besar hingga produser Hollywood, seperti JJ Abrams dan juga Ari Emanuel.

Add a comment